Kelas Turkey in World Politic


Bulan pertama perkuliahan di musim semi berakhir tanpa banyak kendala. Hari-hari berjalan seperti biasa, dengan aktifitas yang mirip dari hari ke hari. Aku menghabiskan 35 jam belajar dalam seminggu, dan sisanya kupergunakan untuk melakukan aktifitas lain, seperti: volunteering, bertemu teman-teman di luar kampus, atau sekedar berjalan – jalan menyusuri kota. Selain mata kuliah Comparative Politics and Regional Studies, mata kuliah Seminar adalah mata kuliah wajib dimana aku harus lulus, sebelum menulis thesis di semester berikutnya. Untuk mata kuliah Seminar, aku tak terlalu khawatir. Yang mengajar adalah Professor E.E, yang mengajar Methodoly of Social Science di semester musim gugur yang lalu. Aku sudah mengenal sistem perkuliahan Beliau, dan tugas yang diberikan pun mirip dengan tugas-tugas sebelumnya, hanya saja untuk kasus yang lebih kompleks. 

Sementara, untuk mata kuliah pilihan, aku mengambil mata kuliah Turkey in World Politic. Yang mengajar adalah Professor B.B. Aku suka sekali dengan kelas ini, karena Professor B.B lebih menerapkan metode diskusi, ketimbang pengajaran satu arah. Jadi, setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya. Mahasiswa di kelas ini juga sangat heterogen. Hampir separuh dari seluruh peserta kuliah adalah mahasiswa internasional. Sangat menyenangkan, mempelajari sejarah Republik Turki, dan membahasnya dari berbagai sudut pandang politik. Jika di semester sebelumnya, kelas diskusi ini sangat menakutkan buatku, namun pada semester ini aku jauh lebih santai. Aku mencatat hal-hal yang tak kupahami ketika membaca materi pelajaran sebelum kelas dimulai, dan menanyakannya selama sesi diskusi. Professor B.B juga orangnya santai sekali, jadi aku tidak merasa stress mengikuti jam-jam perkuliahan. 

Selama satu semester, setiap orang diberi kesempatan untuk menyampaikan materi di setiap minggu, serta dilanjutkan dengan sesi diskusi (bukan debat. Aku sudah kalah duluan kalau harus berdebat), yang melibatkan semua mahasiswa. Jika ada materi yang dirasa kurang jelas, maka disanalah Professor B.B akan mengambil alih, dan menjelaskan lebih rinci untuk mengatasi kebingungan kami. Di kelas ini aku juga banyak bertemu mahasiswa lain, yang belum pernah kutemui sebelumnya. Seperti Burcu, mahasiswa Turki berambut pendek yang sangat ramah itu. Ada juga satu mahasiswa asal Palestina yang juga baru masuk di semester ini. Namun aku sudah melihatnya di kelas professor H.B. Sementara dua mahasiswa asal Jerman, aku sudah pernah mengikuti beberapa mata kuliah dengan mereka di semester sebelumnya. Pokoknya, kelas ini sangat menyenangkan. Hari Jumat menjadi hari yang selalu kutunggu, karena bersamaan dengan kelas Turkey in World Politic. Kurasa aku tidak akan terlalu stress di semester ini. Ditambah lagi, dengan masuknya musim semi, siang menjadi lebih panjang dari hari-hari sebelumya, membuat hati menjadi lebih riang. Apalagi ketika kujulurkan kepala melalui jendela yang terbuka, kulihat bunga-bunga kecil sudah mulai bermunculan di sela-sela rumput. Oh, aku tak sabar menunggu tibanya musim semi. 

Bunga – bunga mulai bermunculan di sela-sela rerumputan

8 comments

  1. Baca ini buatku kangen masa-masa di kampus, karena hidup rasanya teratur aja dengan jadwal yang jelas setiap hari. Dan banyaknya tugas juga bikin lebih disiplin, karena harus menyisipkan waktu buat volunteering, bersosialisasi, dan lain-lain. Kadang fleksibilitas setelah jadi pekerja justru buat kita jadi lalai untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Best of luck with your studies Mba, salam kenal!

    Like

    • Halo Dhania. Sebenarnya, aku sudah lulus tiga tahun yang lalu. Blog ini aku bikin, karena ngga mau lupa kenangan waktu tinggal di Turki. Sekalian share informasi tentang Turki juga. Karena aku lihat, rata-rata blog travelling tentang Turki itu dalam bahasa Inggris. Kali aja, bisa bantu yang lain, yang mau cari informasi tentang serba serbi hidup di Turki.
      Makasi, sudah singgah dan follow blog aku. I have followed you back. Salam kenal, Dhania.

      Like

  2. Aku tuh senang baca blogmu, jadi bisa bayangin disana. Kalau aku drop komentar nah itu aku lagi agak santai hahaha.. udah rencana ke turki eee pandemi dateng, jadinya terima dulu kondisi stayathome berkepanjangan ini untuk kebaikan dunia… sehat selalu yaaa dan keep sharing.

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s