Mencari Flat Di Istanbul


Well, meskipun sudah berulang kali berkunjung ke Istanbul, namun sensasi yang dirasakan begitu berbeda ketika aku datang sebagai turis dan ketika aku datang untuk tinggal dalam jangka waktu lama. Ketika aku datang sebagai turis, aku tak perlu memikirkan apa pun, kecuali bagaimana memanfaatkan every single moment untuk menikmati setiap keindahan objek yang ada. Aku selalu tinggal di lokasi wisata, dimana banyak turis – turis berseliweran dan hampir bisa dipastikan setiap penduduk setempat bisa berbahasa Inggris. Everything is lovely and beautiful.

Namun, tidak demikian kiranya ketika aku datang sebagai student dengan budget yang tidak berlebih. Untuk menghemat waktu, aku menyewa sebuah kamar di hotel, lately I’ve been told that its female dormitory, yang letaknya tak jauh dari kampus tempatku belajar untuk dua tahun ke depan.

Aku tiba malam hari. Mustafa, manajer hotel yang telah kuhubungi sebelumnya sedang tidak berada di tempat. Seorang perempuan muda Turki ada di sana, manyambutku dengan ramah. Perempuan yang kelak kuketahui bernama Nur ini, tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali. Namun, dia berusaha sekuat tenaga untuk membuatku nyaman.

Esoknya, aku pergi ke kampus untuk pendaftaran ulang. Tidak ada masalah yang berarti. Aku disambut cukup baik. Dalam sehari, aku mendapatkan kartu pelajar. Burcak, wanita yang bertugas untuk mengurus pelajar internasional sepertiku, memberikan petunjuk bagaimana cara mengurus izin tinggal /ikamet. Masalah izin tinggal akan ditulis di post berikutnya.

Tibalah saat yang paling sulit, yakni menemukan akomodasi atau tempat tinggal. Istanbul, kota yang mahal, my friend. Tidak mudah untuk menemukan tempat tinggal dengan budget pas-pasan. Aku mencoba beberapa website dan bergabung di grup Facebook untuk orang- orang homeless sepertiku di Istanbul.

Dari berbagai riset, akhirnya aku sempat menghubungi beberapa orang. Yang bertama, seorang perempuan cantik bernama Cansu. Dia memiliki flat yang bagus sekali dengan view kawasan Besiktas yang bertingkat – tingkat. Namun, flat si Cansu ini berada di gang yang bertingkat – tingkat juga, yang membutuhkan usaha ekstra unttuk menuju ke sana. Dan, flatnya sendiri terletak di lantai 6,  tidak ada lift di dalam gedung. Coret dari daftar.

Yang kedua, seorang cewek berusia 20 an awal bernama Selin. Si Selin ini, antusias sekali menjawab emailku. Sayangnya, si Selin ini punya binatang piaraan. Seekor kura-kura di dalam aquarium, dan dua ekor tikus yang berdiam tenang di kamar si Selin. Aku sih tak keberatan dengan si kura – kura ninja. Tapi tikus? Tikus, saudara-saudara.

“Ayolah. Tikus -tikus itu kan di dalam kandang. Dan mereka ada di kamarku,” katanya setengah membujuk. Aku keukeuh menolak. Membayangkan serumah dengan dua ekor tikus sudah cukup membuatku stress. Belum ditambah kemungkinan tikus-tikus itu lepas dan masuk ke kamarku.

Yang ketiga, sebuah flat cantik di kawasan Harbiye. Dengan jendela lebar, tempat tidur double dan peralatan dapur yang modern. Namun, ada lagi salahnya. Aku harus berbagi dengan empat orang lainnya, dengan 1 kamar mandi saja. Membayangkan harus antri di pagi hari, aku pun memutuskan untuk membatalkan mengambil flat tersebut.

Yang keempat, dan yang terakhir kalinya. Aku membalas email dari seseorang bernama Mustafa dengan setengah hati. Mustafa menawarkan flat studio di kawasan Harbiye juga, dan memintaku datang untuk melihat flat nya secara langsung. Sebenarnya aku malas, karena kupikir pasti mahal. Namun, tak ada salahnya mencoba.

Flat yang ditawarkan Mustafa, cukup lumayan. Dengan tempat tidur ukuran ganda, dapur yang dilengkapi kompor, kettle dan mesin cuci, pemanas ruangan dan AC. Well, harganya memang sedikit lebih mahal dari flat – flat sebelumnya. Tapi, setidaknya aku bisa punya kamar mandi dan dapur sendiri. Dan, tanpa tikus – tikus berkeliaran riang di dalam kandang 🙂. Aku langsung memutuskan hari itu juga kalau aku akan mengambil flat ini. Setelah melakukan pembayaran, Mustafa mempersiapkan kontrak dan dokumen – dokumen yang diperlukan. Dua hari berikutnya aku pindah ke flat ini, yang menjadi tempat tinggalku untuk dua tahun ke depan.

Flat di Istanbul
Flat di Istanbul
Flat di Istanbul
Flat di Istanbul
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s